BUDIDAYA TANAMAN BUNGA MATAHARI YANG BENAR
Bunga matahari ini, termasuk bunga musiman
karena hanya bisa tumbuh hanya semusim. Namun bunga ini memiliki
beberapa manfaat. Bunga ini juga memeiliki beberapahal yang kita ungkin
lom tahu rahasia dibalik itu.
Baik daun maupun bunga dari bunga matahari bersifatheliotropis,
yaitu, selalu mengikuti cahaya matahari. Tanaman bunga matahari
menyimpan auxin. Auxin merupakan suatu hormon tanaman yang mengendalikan
pertumbuhan. Biasanya jumlah auxin lebih banyak di sisi yang jauh dari
sinar matahari. Itulah penyebab batang bunga matahari selalu tumbuh ke
arah sinar itu. Tetapi, bunga yang sudah mekar penuh tidak lagi bersifat
heliotropis. Meski demikian bunga matahari selalu menghadap ke arah
timur.
Saat ini, bunga matahari
memiliki nilai ekonomis. Biji bunga matahari bisa digunakan untuk
menghasilkan minyak yang sangat bagus mutunya. Minyak tersebut bisa
digunakan dalam masakan, saus salad, dan margarin. Biji bunga matahari
memiliki nilai gizi yang tinggi.
Bunga matahari tidak dapat hidup di daerah yang tergenang air dikarenakan akarnya akan membusuk. Budidaya bunga matahari di Indonesia kurang memuaskan. Blogiztic.net akan mengupas cara budidaya bunga matahari yang benarsebagai berikut.
Bunga
matahari ditanam pada halaman dan taman-taman yang cukup mendapat sinar
matahari, sebagai tanaman hias. Tanaman ini cocok di segala alam tetapi
tanaman ini paling subur di daerah pegunungan, daerah yang memiliki
kelembaban cukup dan banyak mendapatkan sinar matahari langsung. Bunga
matahari dapat tumbuh didataran rendah sampai ketinggian 1.500 meter di
atas permukaan laut.
Bunga
matahari ini diperbanyak dengan biji. Biji benih berasal dari bunga
pertama induknya yang sudah tua. Caranya dengan penyemaian. Biji benih
diambil dan ditabur dalam bekas yang mengandung tanah basah, ia mudah
berkecambah dan cepat membesar. Jika hanya butuh sedikit, cukup
menggunakan pot sebagai wahana persemaian. Untuk skala besar, semaikan
di bedengan. Tunggu 10 hari sejak masa tabur, atau bila tinggi bibit
sekitar 15 – 20 cm, baru boleh dipindahkan ke lokasi tanam. Satu lubang,
cukup satu bibit. Jarak tanam sekurang – kurangnya 1 meter persegi.
Jika terlalu rapat, batang tak akan berkembang dan bercabang. Besaran
bunga pun akan mengecil, bahkan kerdil.
Tanaman
bunga matahari sebaiknya ditanam pada tanah gembur. Di awal penanaman,
taburkan 3 kg pupuk kandang (kotoran ayam, kotoran kambing, kotoran
lembu) per bibit. Ulangi saat tanaman berumur sebulan. Berikan 25 gram
ZA per batang. Di usia 1,5 bulan, tambahkan 15 gram TSP per batang.
Jangan lupa, perhatikan saluran pembuangan air, hama dan penyakit yang
bisa mendera. Umur 2 bulan, bunga dari batang utama mulai kuncup,
diikuti cabang – cabang di ruas – ruas daun di bawahnya. Satu batang
tanaman bisa menghasilkan 10 – 12 tangkai bunga.
sumber:http://tipspetani.blogspot.co.id/2012/07/budidaya-tanaman-bunga-matahari-yang.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar